Pembangunan Jembatan Besi Taba Remanik Terindikasi Mark’up dan Pengurangan Volume

 

MUSI RAWAS- KK.Pembangunan jembatan besi Sungai Late terletak di Desa Taba Remanik, kecamatan Selangit sangat membantu masyarakat dalam melakukan usaha untuk meningkatkan perekonomian.

Jembatan yang bersumber dari DD tahap pertama tahun anggaran 2021. Dan dilakukan titik nol secara langsung, di saksikan oleh Kades Taba Remanik Jamil, Camat Selangit, Hj Rusana Mulawati, para anggota BPD, Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan masyarakat lainnya, pada Jumat (16-4-2021) lalu diduga kurang volume.

Dengan pagu anggaran  senilai Rp.279.657.000 panjang 24 meter dan lebar 1.2 meter merupakan dana yang sangat besar. Tapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat, fakta dilapangan kondisi pondasinya saat ini sudah mulai retak.

Diduga dalam pengerjaan Proyek Jembatan  tersebut banyak terjadi indikasi mark’up, dan pengurangan volume. Karena lebaran jembatan tidak sampai 1.2 meter, tetapi cuma 1 meter. Selain itu terlihat besi digunakan seperti besi bekas.

Salah seorang warga setempat, WR (40) mengatakan bahwa selama ini setiap pekerjaan melalui DD papan merek tidak pernah dipasang, hanya ada saat titik nol saja.

Padahal, transparansi anggaran sudah menjadi keharusan dilaksanakan pemerintah dalam menjalankan program kerjanya. Seperti yang tertera dalam UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Papan merek hanya ada saat titik nol itu lah, sudah itu dibawa pulang hingga pekerjaan selesai," katanya.

Terpisah Kades Taba Remanik, Jamil saat dikomfirmasi Kamis (23/9) menjelaskan jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan dan akan di perbaiki. 

Selanjutnya, bahwa kerusakan tersebut akibat jembatan baru selesai tetapi sudah di lewati masyarakat yang kekebun, bahkan ada yang membawa kayu padahal sudah di pasang palang.

"Itu akan di perbaiki karena baru selesai Juni dan pemeliharaan pekerjaan selama 2 bulan,  ya jika sudah habis masa pemeliharaan paling pakai dana pribadi," ujarnya".(sony)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama